
Tissa Biani Bagikan Tips Tetap Sehat & Semangat Saat Berpuasa
Tissa Biani Aktif Berbagi Gaya Hidup Sehat Di Media Sosial, Membagikan Tips Praktis Supaya Tetap Sehat Dan Semangat Tinggi Selama Berpuasa. Bulan Ramadan adalah momentum penting bagi umat Muslim untuk meningkatkan ibadah sekaligus menjaga kondisi fisik agar tetap optimal meski menahan lapar dan haus seharian.
Menurut Tissa Biani, puasa bukan hanya soal menahan lapar, tetapi juga soal bagaimana kita merawat diri secara menyeluruh — mulai dari pola makan, hidrasi, aktivitas fisik, hingga manajemen energi tubuh. Dengan menjalankan beberapa langkah sederhana namun konsisten, Tissa Biani mengatakan bahwa puasa bisa dijalani dengan nyaman dan tetap produktif.
- Pilih Asupan Sahur yang Tepat
Sahur menjadi pondasi energi utama yang akan menopang tubuh sepanjang hari. Tissa menyarankan untuk memilih makanan yang bergizi seimbang dengan kombinasi karbohidrat kompleks, protein, dan serat. Karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau oat membantu energi dilepaskan secara perlahan, sedangkan protein dari telur, ikan, atau kacang-kacangan menjaga rasa kenyang lebih lama. Sayuran dan buah juga penting dipenuhi karena mengandung vitamin dan mineral yang membantu tubuh tetap bertenaga saat berpuasa.
Selain itu, Tissa mengingatkan untuk tidak melewatkan sahur karena bisa membuat tubuh mengalami penurunan kadar energi lebih cepat di siang hari. Sahur yang cukup meningkatkan peluang tubuh untuk menjalani aktivitas dengan lancar tanpa terganggu perasaan lemas.
2. Tissa Biani: Hidrasi yang Cukup Saat Berbuka dan Pasca Sahur
Salah satu kunci utama agar tetap bersemangat saat puasa adalah mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Setelah berbuka, Tissa menyarankan untuk mulai minum dengan air putih dan kurma sebagai pembuka, kemudian di lanjutkan dengan cukup minum hingga waktu sahur. Air putih sangat penting untuk mencegah dehidrasi yang umum terjadi saat puasa, sehingga bisa membantu tubuh mempertahankan konsentrasi dan stamina.
Hidrasi yang buruk bisa memengaruhi performa fisik maupun mental seseorang, sehingga Tissa selalu mengingatkan agar minum secara berkala di antara waktu berbuka dan sahur. Ini bukan hanya soal banyak minum, tetapi memastikan tubuh mendapatkan cukup volume air untuk menjaga fungsi organ dan metabolisme.
- Olahraga Ringan Sesuai Kemampuan
Meski berpuasa, Tissa tetap menyarankan untuk melakukan olahraga ringan atau aktivitas fisik ringan, seperti jalan kaki, stretching, atau yoga. Aktivitas ini membantu peredaran darah tetap lancar dan menjaga mood tetap stabil sepanjang hari.
Waktu olahraga yang di anjurkan Tissa biasanya adalah setelah berbuka puasa atau menjelang berbuka. Ini bertujuan agar tubuh sudah mendapatkan asupan nutrisi dan cairan sehingga risiko dehidrasi atau kelelahan parah bisa di kurangi.
4. Makan dengan Bertahap Saat Berbuka
Tissa juga menekankan pentingnya berbuka puasa secara bertahap — bukan langsung makan dalam porsi besar. Ia menyebut bahwa langsung makan banyak bisa membuat pencernaan kaget dan membuat tubuh terasa terganggu. Solusi terbaik adalah mulai berbuka dengan kurma dan air putih. Kemudian menunggu beberapa menit sebelum mengonsumsi makanan utama yang kaya nutrisi.
Dengan pendekatan ini, tubuh dapat menyesuaikan diri secara bertahap terhadap asupan makanan dan energi akan lebih stabil untuk aktivitas setelah berbuka puasa.
5. Istirahat yang Cukup dan Kelola Energi
Menjaga kualitas tidur adalah bagian penting dari menjalankan puasa yang sehat. Waktu sahur dan tarawih seringkali membuat pola tidur berubah. Sehingga Tissa Biani mengingatkan bahwa tidur cukup merupakan bagian penting supaya tubuh bisa pulih dan tetap bersemangat.
Tidur yang cukup membantu tubuh mengatur hormon, memperbaiki fungsi otak, dan menjaga mood tetap stabil selama menjalankan puasa. Dengan energi yang tepat dan waktu istirahat yang baik, puasa bukan hanya terasa fisik lebih ringan tetapi juga lebih bermakna dalam aspek spiritualnya.
Poin-poin di atas menunjukkan bahwa dengan pola makan seimbang, hidrasi tepat, aktivitas fisik ringan, berbuka bertahap. Dan tidur yang cukup, kita dapat menjalani puasa dengan tubuh yang sehat dan semangat tinggi hingga akhir Ramadan 2026.