Arsenal Gagal Menang

Arsenal Gagal Menang, Kebobolan di Menit Akhir

Arsenal Kembali Harus Menelan Rasa Frustrasi Di Lanjutan Liga Inggris 2025/26 Setelah Hasil Yang Kurang Menguntungkan. Karena sudah tampak berada dalam genggaman berubah menjadi imbang saat menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga pekan ke-31 di Molineux Stadium, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB. Padahal Arsenal sempat unggul dua gol dan tampak sudah memegang kemenangan di tangan sebelum kesalahan kecil di akhir laga mengubah arah skor menjadi 2-2.

Pertandingan di mulai sangat positif bagi Arsenal, dengan gol cepat dari Bukayo Saka pada menit ke-5 yang memberi momentum kuat bagi tim tamu. Dominasi itu di lanjutkan oleh Piero Hincapié pada menit ke-56 yang menggandakan keunggulan Arsenal. Dan membuat tim asuhan Arteta nyaman dalam kendali permainan. Keunggulan 2-0 ini sempat menciptakan optimisme bahwa Arsenal akan memetik tiga poin krusial yang sangat penting dalam persaingan gelar liga musim ini.

Namun momentum itu buyar ketika Hugo Bueno memperkecil ketertinggalan Wolves di menit ke-61 dengan sepakan keras dari luar kotak. Yang tak terduga sebuah momen yang menjadi titik balik permainan. Tuan rumah kemudian memanfaatkan momentum dan terus memberikan tekanan. Puncaknya terjadi saat masa injury time, ketika bola hasil tembakan debutan Tom Edozie melewati penjagaan dan masuk ke gawang melalui pembelokan. Membawa Wolves menyamakan skor 2-2 di menit ke-90+4.

Arteta Kecewa Berat: “Kita Harus Lebih Baik di Dasar Permainan”

Usai laga, pelatih Mikel Arteta tidak bisa menyembunyikan kekecewaan yang mendalam atas hasil yang diraih. Dalam komentar kepada media, Arteta menyatakan bahwa timnya pantas menyalahkan diri sendiri atas performa di babak kedua. Yang jauh di bawah standar yang biasanya di tunjukkan Arsenal di musim ini. Ia menyebutkan bahwa kesalahan mendasar skuad menjadi penyebab utama hilangnya dua poin penting tersebut.

“Sulit menerima ini. Di babak kedua kami tidak bermain seperti seharusnya tidak mendekati level yang di perlukan. Untuk memenangkan pertandingan di Premier League,” ujar Arteta kepada wartawan setelah laga. Ia juga menegaskan bahwa kesalahan sederhana dalam penguasaan bola. Dan koordinasi lini belakang adalah bagian dari penyebab tim kehilangan kendali atas jalannya pertandingan yang semula sudah mereka dominasi.

Arteta menilai hasil imbang tersebut adalah “buah dari apa yang kami hasilkan di lapangan”. Terutama karena ketidakmampuan tim untuk mempertahankan standar permainan sepanjang 90 menit penuh. Ia menegaskan bahwa tim perlu introspeksi dan melakukan evaluasi mendalam terhadap aspek-aspek paling dasar dalam permainan. Termasuk kemampuan mempertahankan fokus dan kerja kolektif ketika menghadapi tekanan lawan.

Dampak Hasil dan Evaluasi Tim Arsenal

Hasil imbang ini punya dampak nyata pada persaingan gelar liga musim ini. Dengan poin Arsenal kini berada di 58 poin dari 27 pertandingan. Keunggulan mereka di puncak klasemen menjadi lebih tipis karena pesaing terdekat Manchester City memiliki satu laga tunda dan berpeluang memangkas jarak poin lebih jauh. Kegagalan mengamankan tiga poin dari sebuah laga yang tampaknya sudah terkendali jelas menjadi pukulan bagi ambisi puncak klasemen Arsenal musim ini.

Selain evaluasi taktik, Arteta juga menyinggung kebutuhan mental dan konsistensi yang harus di tingkatkan oleh para pemainnya. Agar tidak lagi kehilangan poin di laga-laga yang pada akhirnya bisa menentukan nasib tim di perebutan gelar juara. Ia menekankan bahwa performa saat menghadapi tekanan dan situasi sulit harus menjadi fokus utama pembenahan skuad jelang pertandingan berikutnya.

Reaksi Pemain dan Lingkungan Klub

Tak hanya Arteta, beberapa pemain tim juga secara terbuka mengakui bahwa performa menurun di babak kedua menjadi faktor utama hasil imbang tersebut. Standar permainan yang turun signifikan setelah jeda membuat lawan mendapatkan kesempatan lebih besar untuk bangkit dan memanfaatkan peluang yang muncul. Kondisi ini menunjukkan bahwa pembenahan di lini pertahanan serta efektivitas penguasaan bola di fase kritis permainan menjadi sorotan besar sebelum laga berikutnya Arsenal.